Banyak orang menganggap berbicara dengan diri sendiri itu aneh, bahkan ada yang mengaitkannya dengan tanda-tanda stres atau gangguan mental. Padahal, self-talk positif justru punya banyak manfaat untuk kesehatan mental dan keseharian kita.
Jadi, apakah self-talk itu kebiasaan baik atau malah pertanda sesuatu yang perlu dikhawatirkan? Mari kita bahas lebih dalam!
Self-talk adalah kebiasaan berbicara dengan diri sendiri, baik secara sadar maupun tidak sadar. Bisa berupa suara di dalam pikiran atau ucapan langsung. Self-talk bisa terjadi dalam berbagai situasi, misalnya:
"Dia ngomong sendiri, dia gila". Hal ini bukan sekedar kalimat yang asal diucapkan. Di film atau media, orang yang berbicara sendiri sering digambarkan sebagai tanda gangguan mental. Padahal, berbicara sendiri itu wajar dan sehat selama masih dalam kendali.
Orang yang jarang melakukan self-talk mungkin merasa aneh jika mendengar orang lain berbicara dengan dirinya sendiri.
Banyak yang belum tahu bahwa self-talk sebenarnya bisa membantu kesehatan mental dan bukan sekadar kebiasaan aneh.
Jika dilakukan dengan cara yang positif, self-talk bisa memberikan banyak manfaat, seperti:
Mengucapkan kalimat seperti "Aku pasti bisa!" sebelum melakukan sesuatu bisa meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi.
Saat merasa cemas, self-talk bisa membantu menenangkan diri dengan berkata, "Tenang, aku bisa melewati ini."
Saat menghadapi dilema, berbicara dengan diri sendiri bisa membantu melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan mencari solusi terbaik.
Self-talk bisa membantu mengubah pikiran negatif menjadi lebih positif. Misalnya, daripada berkata “Aku pasti gagal”, coba ubah menjadi “Aku akan mencoba sebaik mungkin”.
Meskipun self-talk bisa bermanfaat, ada juga bentuk self-talk negatif yang bisa berdampak buruk pada kesehatan mental, seperti:
Jika self-talk lebih sering bernada negatif dan membuat semakin terpuruk, sebaiknya mulai perhatikan dan ubah pola pikir secara perlahan.
Self-talk positif membantu meningkatkan kepercayaan diri, mengurangi stres, dan menjaga fokus. Berbicara dengan diri sendiri bukan tanda kegilaan, tetapi justru bisa membuat mental lebih kuat. Yang penting, pastikan self-talk yang dilakukan bersifat positif dan mendukung perkembangan diri.
Jadi, kalau selama ini kamu sering berbicara dengan diri sendiri, nggak perlu khawatir! Itu tanda bahwa kamu sedang berusaha memahami dan menyemangati diri sendiri.