Pernah merasa perut makin penuh padahal sudah coba jaga makan? Lemak di tubuh kita ternyata punya dua jenis, dan masing-masing perlu strategi berbeda untuk diatasi.
Sebelum masuk ke tipsnya, kamu perlu tahu bahwa lemak tubuh terbagi jadi dua:
Lemak ini sering muncul karena:
➡️ Kelebihan gula
➡️ Gangguan hormon
➡️ Akumulasi racun atau toxin
Saat tubuh nggak bisa mengeluarkan racun atau menyeimbangkan gula darah dan hormon, lemak akan disimpan — terutama di bagian perut.
Sayuran tinggi serat bantu menstabilkan gula darah dan menurunkan insulin. Ketika insulin stabil, tubuh lebih mudah membakar lemak.
✔ Sayuran = kenyang lebih lama + insulin tetap rendah
Minyak goreng biasa seperti sawit, canola, atau jagung justru bisa jadi racun bagi tubuh.
Gantilah dengan:
✔ Minyak zaitun
✔ Minyak kelapa
✔ Alpukat
Puasa dengan cara yang tepat bisa membantu menurunkan insulin dan memberi waktu bagi tubuh untuk memproses lemak.
✔ Lebih fokus, ringan, dan efisien membakar cadangan lemak
Karbohidrat olahan cepat meningkatkan gula darah dan bikin insulin melonjak.
Ganti nasi putih, mie, roti manis dengan:
✔ Ubi
✔ Apel hijau
✔ Berry
✔ Sayuran
✔ Kacang-kacangan
Protein membantu pembentukan otot, dan otot bekerja sebagai mesin pembakar lemak.
✔ Semakin banyak otot, semakin cepat metabolisme
Zat kimia seperti dari botol plastik panas, pestisida, dan kemasan makanan bisa mengganggu hormon dan membuat tubuh lebih sulit membakar lemak.
✔ Gunakan wadah kaca atau bahan alami
Gerakan ringan seperti jalan kaki, jogging, atau zumba bisa bantu mengurangi hormon stres (kortisol) yang berkontribusi pada lemak perut.
✔ Rutin bergerak = tubuh lebih seimbang
Latihan kekuatan seperti push-up, squat, atau latihan beban bisa membantu membentuk otot dan mempercepat metabolisme.
✔ Makin kuat, makin cepat lemak lumer
Stres berlebihan bisa memicu penumpukan lemak, terutama di perut.
✔ Coba journaling, tarik napas dalam, atau meditasi ringan
Menghilangkan lemak perut tidak harus ekstrem atau menyiksa. Cukup mulai dari:
Mulai dari hal sederhana dan lakukan konsisten. Tubuhmu akan berterima kasih nanti.